I. untuk pandai membagi waktu. Terlebih membagi antara waktu

I.                   
PENDAHULUAN

Sekolah
merupakan tempat belajar bagi para siswa dan siswi baik secara akademik maupun
non akademik. Sekolah sebagai tempat yang difasilitasi untuk menunjang proses
belajar dan perkembangan pengetahuan serta wawasan seorang siswa. Sekolah
didirikan dan beroperasi berdasarkan aturan yang telah ditetapkan oleh
pemerintah dengna tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk mencapai tujuan
tersebut pihak pemerintah dan dinas pendidikan terkait  bersinergi dalam pembuatan kebijakan serta
realisasi. Salah satu dari sekian banyak kebijakan dalam operasional sekolah
adalah waktu siswa belajar dalam sehari. Merujuk pada kurikulum terbaru, yaitu
kurikulum 2013. Waktu siswa belajar di sekolah adalah 8 jam sehari dalam satu
minggu. Hal ini menarik dikaji dan dibahas karena muncul pro dan kontra terhadap
kebijakan tersebut.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

II.                
RUMUSAN MASALAH

1.      Apa
itu belajar 8 jam waktu sekolah dalam sehari?

2.      Bagaimana
penerapan waktu sekolah selama 8 jam sehari dalam seminggu?

3.      Hal
apa saja yang dipertimbangkan dalam kebijakan tersebut?

4.      Bagaimana
dampak kebijakan tersebut terhadap kondisi psikologi dan peningkatan prestasi?

 

III.             
PEMBAHASAN

Waktu sekolah adalah durasi atau waktu yang digunakan
untuk kegiatan efektif pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah, termasuk di
dalamnya jam belajar dan istirahat. Umumnya waktu sekolah berbeda dari tiap
tingkatan jenjang pendidikan dari sekolah dasar, menengah, hingga sekolah
menengah atas atau sederajat. Pemberlakuan waktu sekolah merujuk pada aturan
kementerian atau dinas pendidikan terkait. Penentuan waktu sekolah tentu
melalui tahap analisis dan evaluasi secara mendalam serta dilakukan oleh tim
ahli dalam bidangnya. Menghasilkan output, yaitu waktu sekolah 8 jam dalam
sehari. Waktu sekolah tersebut dimulai dari pukul 07.00 sampai dengan 15.00.
Hal ini dilaksanakan dengan istirahat 30 menit sebanyak dua kali. Kebijakan
tersebut dapat dinilai wajar dan tidak begitu membebani para siswa dimana
kondisi fisik para siswa masih memungkinkan terlebih lagi istirahat sebanyak
dua kali. Pada masa istirahat siswa bisa melakukan hal yang membuat mereka
terhibur atau menghilangkan rasa lelah, antara lain dengan makan, bermain, atau
sekedar mengobrol dan bersenda gurau.

Pada penerapannya waktu sekolah tersebut hanya
dilakukan 5 hari dalam seminggu. Itu artinya dalam seminggu siswa diberi waktu
libur sebanyak 2 hari. Pada waktu 5 hari selama waktu sekolah memang siswa
dibebani tugas dan materi yang harus dipelajari. Waktu 5 jam membuat siswa
sedikit lebih sibuk dibanding biasanya, hal ini menuntut siswa untuk pandai
membagi waktu. Terlebih membagi antara waktu bersantai dengan belajar atau
mengerjakan tugas. Penerapan 8 jam sehari selama 5 hari seminggu, menjadikan
siswa penuh dengan kegiatan bermanfaat terlebih untuk menunjang perkembangan
kemampuan akademik dan mangasah sof skills sehingga tujuan dari pembelajaran
atau pendidikan lebih mudah tercapai. Sebab siswa dengan kesibukannya akan
lebih fokus dengan kegiatan yang berkaitan dengan sekolah. Tapi ini bukan
berarti siswa akan selalu sibuk sepanjang minggu. Jika siswa mampu membagi
waktu dengan baik, maka masa libur selama 2 hari dalam seminggu dapat
dimanfaatkan secara bebas sebagai rest time dan waktu liburan untuk bersantai.

Dalam pembuatan kebijakan waktu sekolah selama 8 jam,
hal yang harus dipertimbangkan antara lain kondisi psikologi siswa, keefektifan
waktu belajar, kesehatan dan waktu istirahat, serta potensi peningkatan
kemampuan akademik dan nonakademik. Siswa dihadapi dengan kegiatan yang lebih
padat, waktu belajar yang lebih lama, dan tugas yang mungkin relatif lebih
banyak. Hal ini bisa saja dapat mempengaruhi kondisi psikis para siswa. Namun
kebijakan dirancang agar dapat menghindari hal tersebut, seperti pemberian
tugas sekaligus dapat menghibur para siswa sehingga siswa tidak merasa
terbebani dengan tugas dan kegiatan yang diselenggarakan sekolah. Siswa tidak
selamanya dapat belajar secara terus-menerus dalam jangkan waktu yang sangat
panjang, ada kalanya siswa merasa telah jenuh karena waktu belajar terlalu
lama  yang menyebabkan materi
pembelajaran sulit diterima. Mengingat waktu belajar 8 jam sehari dan waktu libur
2 hari dalam seminggu dinilai tepat sebab pada saat yang sama  jam belajar ditingkatkan dan potensi
perkembangan siswa akan naik tetapi tidak membuat siswa jenuh atau merasa
terlalu lelah.

 

Di setiap kebijakan yang dibuat pasti ada dampak yang
dihasilkan. Waktu sekolah 8 jam sehari pada dasarnya ditujukan bagi para siswa
agar memiliki porsi belajar lebih banyak, semangat dan minat belajar meningkat,
kemampuan akademis dan soft skills semakin berkembang, serta waktu dalam satu
hari benar-benar dimanfaatkan dengan baik dengan kegiatan sekolah. Dampak
secara psikologi, siswa akan terbentuk karakter disiplin, menghargai waktu,
semangat dalam mengikuti aktivitas sekolah, dan tanggung jawab. Disiplin dan
tanggung jawab merupakan karakter yang diharapkan mampu dimiliki oleh seorang
siswa melalui kegiatan sekolah dan pemenuhan tugas-tugas yang diberikan kepada
mereka. Dengan itu siswa tidak merasa dibebani atau terintimidasi melainkan
meningkatkan semangat untuk terus belajar dan melakukan berbagai kegiatan
positif.

IV.             
KESIMPULAN

Waktu sekolah 8 jam sehari dalam 5 hari seminggu
memberikan dampak positif terhadap siswa, selama siswa tersebut mengikuti
segala rangkaian kegiatan sekolah dengan baik dan mampu menumbuhkan motivasi
serta kesadaran dalam belajar. Adanya kebijakan ini tidak lain untuk mencapai
tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa. Agar tercapai dibutuhkan kerjasama dari
semua  pihak, yaitu pemerintah, sekolah,
orang tua, dan murid itu sendiri. Keberhasilan pada suatu kebijakan berkaitan
erat dengan pembuat dan pelaksana kebijakan yang disepakati untuk kebaikan
semua pihak terkait. 

x

Hi!
I'm Jamie!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out